Categories

Tips Bayi

makanan bayi

Mungkin anda para orang tua belum terlalu memahami jenis Makanan Bayi yang sehat? Nah dengan menemukan informasi kali ini, berharap bisa membantu menemukan solusi untuk membuat menu masakan agar disukai oleh si kecil disamping tetap mengedepankan kualitas.

Pada prosesnya tenyata gampang-gampang susah untuk memilih makanan bayi meski soal rasa bukanlah hal utama tapi jika tidak suka jadinya malah tambah susah mencukupi gizi mereka.  Ketika bayi berumur 1 tahun, MPASI (makanan pendamping ASI) pastilah diperlukan. Salah satun tujuan penting adalah agar tidak bergantung lagi terhadap ASI serta menambah gizi yang lebih baik dalam proses pertumbuhannya.

Walau begitu, pemberian ASI dianjurkan tetap berjalan selama kurun waktu 2 tahun demi memaksimalkan nutrisi. Terlepas dari semua faktor diatas, jangan dipikir membuat makanan bayi mudah karena bila terlalu banyak garam maupun gula justru berdampak kurang baik bagi perkembangan si bayi. Berikut menu makanan bayi yang sehat dan bisa langsung dicoba.

Jenis Makanan Bayi Yang Sehat Usia 1 Tahun Keatas.

  1. Bubur Sayur Gurih

Persiapan bahan antara lain: beras putih, bayam (cincang halus), wortel (sudah diparut), labu siam (sudah diparut) dan kaldu ayam atau air serta santan.

Langkah pembuatan,

  1. Pertama-tama campurkan semua bahan (kecuali bayam dan santan) lalu masak sampai menjadi bubur.
  2. Berikutnya, setelah hampir matang langsung masukkan santan kemudian aduk rata dan masak sebentar.
  3. Terakhir masukkan bayam, tunggu sekitar 1 menit. Angkat dan sajikan dengan telur puyuh rebus.
  4. Sayuran Bubur Udang

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan yaitu beras, udang (kupas sampai bersih dan cincang), wortel (sudah diserut), bayam (telah

diiris halus), labu siam (sudah diserut), air, garam (sedikit saja) dan telur puyuh rebus.

Proses pembuatan,

  1. Seperti tips pertama, campur kesemua bahan lalu bikin bubur. Jangan lupa bayam dimasukkan paling terakhir.
  2. Tinggal sajikan bersama potongan telur puyuh rebus yang empuk serta enak.
  3. Sup Daging Sayuran Spesial

Bahan dasarnya antara lain: daging sapi (potong dadu kecil), wortel (potong seperti dadu), kol (sudah diiris halus), kembang kol (telah dicincang), sedikit garam, kaldu sapi, daun bawan (iris halus) dan bawang merah (iris tipis dan sudah ditumis).

Langkah pembuatan,

  1. Mulanya campur semua bahan menjadi satu lalu masak sampai matang.
  2. Tahap kedua, boleh disajikan bersama nasi putih atau bubur untuk melengkapi menu utama.
  3. Sup Sayuran Tempe Lezat

Persiapan bahan diantaranya kentang (diserut), wortel (diserut), kacang panjang (diiris tipis), sedikit garam, kaldu ayam dan tempe (dicincang halus atau kasar).

Cara Membuat sup sayuran tempe

  1. Seperti biasa campur semua bahan tadi lalu masak hingga matang.
  2. Biarkan sedikit lebih dingin dan hidangkan bersam nasi putih atau bubur untuk si buah hati anda.
  3. Resep Omelet Tahu Super Gurih

Sediakan bahan berupa: tahu (sudah dihaluskan), telur ayam (kocok lepas) dan garam secukupnya.

Teknis pengolahan,

  1. Pertama, campur bahan- bahan diatas sampai rata.
    1. Buat dadar dalam wajan lalu goreng hingga matang. Supaya si anak tidak males mengunyah, biarkan tahu omletnya agak kasar.
    2. Sayur Bayam Ayam Suwir

    Perlu mempersiapkan bahan utama yaitu: jagung manis (dipotong beberapa bagian), wortel (dipotong dadu kecil-kecil), bayam, dada ayam, sedikit garam-gula dan air secukupnya.

    Proses pembuatan,

    1. Rebus dahulu dada ayam ke dalam air. Kemudian angkat, sisihkan dan suwir kecil-kecil.
    2. Kedua, masak kembali air kaldu lalu masukkan jagung manis, wortel dan masak sampai empuk. Sesudah matang, segera angkat.
    3. Terakhir, masukkan garam maupun gula pasir sedikit saja kemudian tambahkan sayur bayam. Tunggu 1-2 menit agar bumbu dan sayurnya matang. Tinggal sajikan Makanan Bayi Yang Sehat ini bersama ayam suwir tadi serta nasi putih. Pasti si kecil akan sangat menyukainya.

     

tips memilih baju bayi

Bicara soal Tips Memilih Baju Bayi sepertinya bagi para orang tua hal ini nampaknya tidak asing bukan? Beberapa prisnsip dasar harus menjadi peganggan agar ketika membelikan baju untuk si kecil tidak salah pilih.

Memang dalam kuantitas sudah sepatutnya stok pakaian lebih banyak daripada biasanya. Kenapa? Karena dengan setiap hari mengganti baju mereka tentu akan sangat kondusif untuk menjamin kesehatan.

Walau demikian, tidak hanya jumlah saja yang penting tetapi juga kualitas bahan pakaian harus diperhatikan. Pada penerapanya seringkali orang tua memilih baju agak tipis agak si kecil tidak mudah berkeringat padahal hal ini justru meningkatkan resiko gangguan kesehatan karena daya tahan tubuhnya belum terbentuk secara maksimal.

Sedangkan ketika menggunakan pakaian tebal, si anak malah merasa kesulitan untuk bergerak apalagi bahanya kasar atau tidak menyerap keringat sehingga dapat membahayakan gangguan kulit. Lalu bagaimana langkah sederhana dalam memilih pakaian disamping meminimalkan gangguan pada bayi? Gampang kok, tinggal ikut tips-tips berikut.

Tips Memilih Baju Bayi Yang Nyaman Dan Tepat

  1. Utamakan sesuai dengan fungsinya

Pada umumnya memilih pakaian bayi harusnya mengacu pada pedoman dasar yaitu bisa menghangatkan, terbuat dari bahan aman serta tidak mengiritasi kulit. Tentu alasanya bahwa di umur tersebut imunitas sang anak cenderung lemah sehingga dengan memakaikan baju agak tebal dapat menjaga daya tahan tubuh namun tetaplah disesuaikan terhadap cuaca.

Selain itu, pilih pakaian yang tidak membatasi ruang gerak baik tangan maupun kaki. Tujuanya supaya tidak ada tekanan tertentu sehingga bisa melukai bagian dada atau pinggang. Pun seluruh otot pada akhirnya bebas bergerak tanpa menghalangi stimulasi pertumbuhan mereka.

  1. Bahan aman dan nyaman

Sebetulnya bahan paling aman dan nyaman untuk pakaian bayi adalah terbuat dari katun atau wol. Ya, keduanya merupakan bahan alami meski butuh biaya tak sedikit tapi kualitasnya tak perlu dikhawatirkan karena benar-benar memberikan rasa nyaman dan aman.

Disisi lain, faktor kesehatan menjadi alasan bagi para orang tua untuk memilih bahan alami tersebut dibanding kain sintetik yang dapat menimbulkan iritasi pada kulit bahkan menimbulkan alergi jika dipergunakan terus-menerus. Mengingat bahwa kain sintetik juga mencampurkan bahan kimiawai demi mempercepat proses produksi sekaligus menghemat pengeluaran biaya.

Kemudian, kombinasi memilih baju bayi tak boleh diabaikan terutama penggunaan warna-warna terang lebih dianjurkan dengan alasan mampu merangsang stimulus visual serta mengenalkan perbedaan warna tertentu.

  1. Perhatikan ukuran baju

Faktor ketiga yakni memastikan pakaian bayi memiliki ukuran yang tepat. Nah, tahap ini bisa dibilang cukup sulit namun seiring berjalanya waktu anda pasti terbiasa dan mampu melakukanya.

Coba bayangkan ketika si kecil menggunakan pakaian terlalu longgar maka unsur menghangatkan akan hilang. Begitu pula saat memilih baju terlalu ketat tentu mereka malah merasa kurang nyaman dan terkadang dapat mengganggu pertumbuhan bayi dari bulan ke bulan.

Maka dari itu, jauh lebih menguntungkan membawa si buah hati saat memilih pakaian untuknya. Apabila tidak bisa, sebaiknya belilah baju dengan ukuran agak besar agar nantinya jika kebesaran dapat langsung dikecilkan. Sekali lagi, ukuran pas termasuk satu-satunya langkah efektif sehingga anda para orang tua tak perlu mengkhawatirkan keamanan serta kenyamanan.

Itulah tadi 3 Tips Memilih Baju Bayi mulai dari bahan, kualitas serta kecocokan ukuran. Semoga bermanfaat dan selamat mencobanya.

Theme Settings